Connect with us

Pemerintahan

Lumajang Tambah 7 Orang Positif C- 19, Kadinkes Ingatkan Silaturahmi Hari Raya Tidak Dilakukan

Diterbitkan

||

Lumajang Tambah 7 Orang Positif C- 19, Kadinkes Ingatkan Silaturahmi Hari Raya Tidak Dilakukan

Memontum Lumajang – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang meminta agar semua pihak bisa bekerja sama agar laju kenaikan ataupun jumlah orang yang tertular virus corona, semakin sedikit dan bisa memutus rantai penularan.

Hal itu di ungkapkannya saat press release adanya penambahan pasien positif covid- 19 dari Dusun Nyeoran Desa Kaliboto Lor Kecamatan Jatiroto. di lobby Pemkab Lumajang, Sabtu (23/5/2020).

Dijelaskan, bahwa hari ini terdapat 369 ODP. PDP 84 orang dan Positif 40 orang dari sebelumnya 33 orang, ada penambahan 7 orang terkonfirmasi positif covid-19. ketujuh orang yang dinyatakan positif ini merupakan klaster Jatiroto hasil tacking dari pasien berinisial IB, asal Kaliboto Lor.

“Ini menjadi tugas kita semua. Namum kita juga bahagia. Karena penyembuhan atau kesembuhan bertambah. Sampai hari ini ada 13 pasien yang dinyatakan sembuh”, ungkapnya.

“Riwayat kesehatan orang di sekitar kita harus menjadi perhatian bersama. Kita tidak tahu orang di sekitar yang tampak sehat. Itu pun harus kita jaga jarak. Harus pakai masker. Apalagi kalau orang di sekitar kita itu ada riwayat sakit. Harus lebih hati-hati,” imbuhnya

Bayu mengingatkan, agar kegiatan hari raya saling bersilaturahmi untuk tidak dilakukan. Selalu menjaga jarak. Memakai masker. Tidak keluar rumah kalau tidak terlalu penting. Tidak hadir di kerumunan atau keramaian.

“Pesan ini selalu saya sampaikan, supaya masyarakat semakin sadar dan kita bisa segera melakukan aktivitas seperti sedia kala. Yang perlu dipahami daerah yang padat penduduknya, sangat beresiko tinggi terjadinya penularan covid-19,” terangnya.

Sementara itu dr. Halimi Maksum, Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang, menjelaskan, bahwa penularan virus ini dari manusia ke manusia bisa lewat bicara. Lewat mulut. Lewat udara. Dan transmisi penularannya di tempat yang padat.

“Penularannya bisa terjadi pada orang yang terlihat sehat. Gejala klinisnya tidak muncul. Karena itu terus menular. Sulit dideteksi. Ini sangat berbahaya. Satu-satunya jalan kita harus disiplin mengikuti protokol kesehatan,” ujar Halimi

Terkait fasilitas kesehatan RSUD dr Haryono menyiapkan 52 tempat, 26 diisolasi Alamanda dan ruang isolasi khusus selain Alamanda. Ditegaskan pula, pihaknya akan mencari riwayat kontak 7 orang yang terkonfirmasi tersebut.

“Masyarakat kita harapkan, agar membantu berikan informasi orang-orang yang pernah kontak dengan 7 orang yang dinyatakan positif covid-19 untuk mencegah penularan lebih banyak,” pungkasnya. (adi/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Trending