Connect with us

Berita

Musfarinah Thoriq Apresiasi kegiatan Forum PAUD Gucialit

Diterbitkan

||

Musfarinah Thoriq Apresiasi kegiatan Forum PAUD Gucialit

Memontum Lumajang – 1000 peserta se-Kecamatan Gucialit mengikuti Gebyar PAUD yang digelar dalam rangka Hari Sumpah Pemuda tahun 2019. Kegiatan ini mengusung tema “Dengan semangat sumpah pemuda kita tanamkan persatuan dan kesatuan bangsa sejak usia dini”.

Bunda Paud Kabupaten Lumajang, Hj. Musfarinah Nuryatin, M.Pd., berharap orang tua dapat berkomunikasi terus dengan para guru disekolah, sehingga tumbuh kembang pada anak dapat terpantau terus.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD mengucapkan terimakasih kepada guru yang sudah mengasuh, mendidik dan mendampingi anak-anak di sekolah, begitu juga kepada orang tua saat anak-anak sedang berada dirumah.

” Saya senang di Gebyar PAUD ini, semua wali murid dari seluruh lembaga bisa bertemu dan silaturrahmi. Terimakasih para guru dan panitia yang tidak pernah lelah dalam menyukseskan segala acara demi perkembangan potensi anak-anak,” ujarnya di halaman PTPN XII Kertowono Kabupaten Lumajang, Rabu (23/10/2019) pagi.

Bunda Paud juga mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh forum PAUD Kecamatan Gucialit, dan berharap kegiatan itu dapat bermanfaat bagi anak-anak dan tentunya buat masa depan anak-anak Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Ketua panitia, Mistami, melaporkan bahwa sebelum acara itu terselenggara pihak panitia sudah mengadakan rangkaian lomba, yaitu lomba membuat alat peraga tradisional bagi guru dan lomba mendongeng bagi wali murid. Dengan adanya lomba mendongeng tersebut diharapkan peran orang tua dapat mengurangi anak-anak dalam bermain gadget atau handphone.

Kegiatan Gebyar PAUD bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas guru, serta mempererat kekompakan dan sinergitas antara KB dan TK. Diikuti oleh 14 Taman Kanak-Kanan dan 22 Kelompok Bermain. (adi/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Proyek Peningkatan Trotoar dan Drainase Klakah Terkesan Dikerjakan Asal-Asalan

Diterbitkan

||

Proyek Peningkatan Trotoar dan Drainase Klakah Terkesan Dikerjakan Asal-Asalan

Memontum Lumajang – Beginilah kondisi Proyek Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Bidang Cipta Karya pasca selesai dikerjakan.

Pada papan nama berbunyi:

PEKERJAAN: Peningkatan Trotoar dan Drainase (Jl Stasiun Klakah)
NOMOR KONTRAK: 602.1/1958/CK-PPK2/727.59/2019
VOLIME: 1(satu) Paket
BIAYA: Rp 848.148.000.00
SUMBER DANA: APBD
WAKTU PELAKSANAAN: Mulai 7 Agustus 2019 Selesai 4 November 2019
PELAKANA: CV Medio Jaya

Menurut warga ada beberapa kejanggalan pekerjaan proyek tersebut, karena di papan nambor tertulis peningkatan trotoar dan drainase namun faktanya tidak ada trotoar. ” Mosok tutupe selokan iki trotoar mas (masak tutup drainase ini trotoarnya)”, ujar Aba Mujib.

Ia juga menyesalkan terkait pembuangan yang masih memakai saluran lama yang ukuran lubangnya sangat kecil, dikhawatirkan jika hujan turun deras maka akan terjadi banjir.

“Pembuangan air juga masih memakai saluran pembuangan lama yang ukurannya sangat kecil dan diperkirakan pada musim penghujan akan terjadi banjir”, katanya.

“Kok seperti dikerjakan asal-asalan, fungsi pengawasannya bagaimana”, Imbuh Aba Mujib. (adi/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

Tournament Air Rifle, Dandim Cup 0821, Wabup Lumajang Harapkan Atlet Menembak Bermunculan

Diterbitkan

||

Tournament Air Rifle, Dandim Cup 0821, Wabup Lumajang Harapkan Atlet Menembak Bermunculan

Memontum Lumajang -Terselenggaranya turnamen menembak senapan angin, diharapkan dapat memunculkan bibit – bibit atlet menembak yang siap untuk mengikuti kejuaraan provinsi maupun kejuaraan nasional.

Demikian hal yang disampaikan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, M.Si., saat membuka Open Tournament Air Rifle, Dandim Cup 0821, dalam rangka HUT TNI – 74 serta Hari Pahlawan, di Stadion Semeru Kabupaten Lumajang, Sabtu (09/11/19).

“Jadi turnamen ini sebagai ajang silaturahmi serta dalam rangka mencari bibit – bibit atlet untuk cabor menembak,” kata Wabup.

Wabup mengatakan, pemkab akan terus mensuport seluruh cabang olahraga yang berpotensi meraih prestasi – prestasi untuk mengharumkan nama Kabupaten Lumajang.

Selain itu, Wabup berkeinginan agar acara kedepan dapat disinergikan dengan seluruh potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Lumajang, “Sebab ketika kita menyelenggarakan even nasional di Lumajang, sudah pasti akan berdampak pada ekonomi sosial, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta potensi pariwisata yang ada,” katanya.

Turnamen yang diselenggarakan oleh Dandim 0821 itu, diikuti kurang lebih 1000 peserta yang bersal dari dalam maupun luar Kabupaten Lumajang, diantaranya, Menado, Sulawasi Utara, Samarinda, Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Selain itu, kegiatan itu juga melibatkan perserta tingkat SMP dan SMA di Lumajang.

Dandim 0821, Letkol Inf. Ahmad Fauzi, SE., menyebutkan, kegiatan itu bertujuan untuk memasyarakatkan cabang olahraga menembak sekaligus mencari bibit – bibit atlet penembak, terutama pelajar yang ada di Lumajang.

“Kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi para atlet untuk mengasah kembali kemampuan menembaknya sehingga dapat menghasilkan prestasi yang memuaskan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” katanya.

Turnamen tersebut, diselenggarakan selama dua hari, terhitung mulai 9 sampai 10 November 2019 (adi/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

Jalan Padat Penduduk Ternyata Masih Dilewati Truk Pasir dengan Bayar Portal

Diterbitkan

||

Jalan Padat Penduduk Ternyata Masih Dilewati Truk Pasir dengan Bayar Portal

Memontum Lumajang – Beginilah kondisi jalan padat penduduk sepanjang Jalan di Desa Gondoruso – Kalibendo – Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Pantauan media ini, Kamis (7/11/2019) pagi hingga siang hari jalanan tersebut ramai iring-iringan truk pasir hingga menyebabkan kemacetan dan debu.

Menurut beberapa warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan tiap harinya ratusan truk yang lewat depan rumah mereka, akibatnya kondisi rumah kotor oleh debu, juga banyak yang retak akibat getaran lalulalang kendaraan.

“Ratusan kendaraan yang lewat, bisa dilihat kondisi rumah disepanjang jalan ini semua kotor oleh debu dan retak akibat getaran kendaraan bermuatan berat hingga kerusakan jalan yang sangat parah”, kata warga.

Padahal sekitar tiga bulan lalu Bupati Lumajang, H Thoriqul Haq, M.ML., menegaskan jika semua armada truck pengangkut tambang pasir harus melewati jalur alternatif yang telah selesai dibangun, dan tidak boleh menggunakan jalan kampung lagi. Hal itu, disampaikan Bupati ketika meninjau pengalihan jalur alternatif tambang pasir, di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, minggu (7/7/2019).

Bupati menandaskan saat itu, bahwa pihaknya tidak main-main dalam menyelesaikan permasalahan jalur tambang pasir tersebut. Difungsikannya jalur alternatif bagi armada truk pengangkut tambang pasir itu, sekaligus memastikan tidak akan ada lagi portal liar, karena truk pasir tidak lagi melalui jalan perkampungan,

“Kami memastikan portal liar ke depan tidak ada lagi, dan mulai besok jalan alternatif harus di gunakan semua sopir truk pasir, Tidak ada yang melewati jalan perkampungan,” ujarnya waktu itu.

Bahkan saat itu Bupati dalam peninjauannya juga masih menemukan portal liar. Ia mengatakan, bahwa portal liar akan ditindak tegas. “Permasalahan portal liar tersebut akan kami tindak tegas, dan di tertibkan oleh Kepolisian,” tegasnya. (adi/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Trending