Lumajang
Soal Relokasi Warga Terdampak APG Semeru, Bupati Lumajang Sampaikan Butuh Waktu 2 Minggu

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menargetkan waktu hingga 2 minggu, untuk memastikan segala persoalan yang menyangkut relokasi pemukiman warga korban Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.
“Ini yang kita usahakan. Yang pasti, akan kita rapikan dan kita tata. Baik itu jalannya, airnya sebagai kebutuhan dasar, fasilitas umum akan kita pikirkan semua,” ujar Bupati Lumajang di Posko Pengungsian Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Jumat (10/12/2021).
Penataan tersebut, tambah Cah Thoriq-sapaannya, akan dilakukan sebagaimana menata sebuah perumahan baru. Sementara saat ini, sudah ada beberapa lokasi atau titik, yang sedang diusulkan untuk kemudian dikaji kelayakannya.
Baca juga :
- Perkuat Kualitas Birokrasi, Bupati Lumajang Lantik 122 ASN
- Bupati Indah Nilai Inpres Jalan Daerah Sejalan dengan Peningkatan Infrastruktur di Lumajang
- Bupati Lumajang Apresiasi Gelaran Program Sunatan Massal Baznas
- Gunung Semeru Berstatus Siaga, Masyarakat Diimbau Tetap tenang
- Evaluasi WFH ASN Non Pelayanan, Pemkab Lumajang Catat Penurunan Pengeluaran Rp 464,07 juta
Setelah 2 minggu ke depan, barulah akan segera diputuskan lokasi mana yang akan digunakan. “Yang pasti, akan segera diputuskan tempatnya. Ditargetkan, 2 minggu ke depan sudah clear. Segera kita putuskan, alat berat dan pekerja harus segera jalan,” imbuhnya.
Bupati berharap, dengan percepatan itu, semua persoalan bencana satu-persatu akan segera tuntas. “Masyarakat harus kembali menjalani hidup secara normal. Menjalani recovery,” paparnya. (kom/adi/sit)








