Lumajang

Paska Pelantikan oleh Presiden, Bunda Indah Sampaikan Kabar Retreat dan Efisiensi Anggaran

Diterbitkan

-

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (kiri, red). (ist)

Memontum Jakarta – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau akrab disapa Bunda Indah, terus memberikan kabar terbaru seiring rampungnya prosesi pelantikan kepala daerah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Kamis (20/02/2025) kemarin. Melalui laman pribadinya di Facebook (FB), Bunda Indah kali ini memberikan kabar perkembangan pelaksanaan retreat yang berlangsung di Magelang. Tidak hanya itu, mengenai Inpres Efisiensi Anggaran, pun turut menjadi bagian rencana kerja yang akan dilakukan selama lima tahun ke depan.

“Masyarakat Lumajang yang saya cintai, hari ini (Jumat, red) saya berangkat dari Jakarta ke Magelang, untuk menjalani retreat selama tujuh hari di Akmil Magelang. Ini sebuah program meningkatkan kualitas SDM, kepemimpinan dan kecintaan kepada masyarakat bangsa dan negara,” kata Bunda Indah, Jumat (21/02/2025) tadi.

Ditambahkannya, bahwa keberangkatannya ke Magelang, hanya seorang diri dengan didampingi seorang ajudan. Apa yang dilakukan itu, adalah bagian dari efisiensi anggaran yang juga akan diikuti oleh Pemkab Lumajang. Termasuk, tatkala saat mengikuti prosesi pelantikan yang berlangsung Kamis kemarin.

“Saya hanya sendirian dan ditemani satu orang ajudan. Saya memang sudah mulai melakukan pengetatan anggaran dan itu dimulai dari diri saya. Tidak perlu banyak orang yang mendampingi. Kemarin saat pelantikan pun begitu. Saya dan Mas Wabup hanya ditemani satu ajudan dan dua orang bagian protokol dan Kominfo. Yang itu sudah sesuai dengan tugasnya,” terang Bunda Indah.

Advertisement

Baca juga :

Masih menurut Bunda Indah, bahwa efisiensi anggaran akan berlaku untuk semua OPD. Hanya saja, semua akan dievakuasi karena juga terkait dengan program janji yang akan direalisasikan secara bertahap kepada masyarakat.

“Efisiensi anggaran semua dinas atau OPD menjadi satu-satunya solusi untuk bisa melaksakan program janji kepada rakyat secara bertahap. Di samping, peningkatan PAD yang harus terus kita kejar yang potensinya sangat besar. Tahun ini semua daerah mengalami hal yang sama (efisiensi, red) dan dana pemerintah pusat dipangkas cukup besar. Kabupaten Lumajang untuk dana pusat tahun ini dipangkas Rp 56 miliar,” ujarnya.

Bunda Indah juga menjelaskan, bahwa pihaknya juga akan mempelajari terkait tenaga kontrak yang dirumahkan. Karena bagaimanapun, solusi terbaik harus ada. “Tapi kami tetap semangat dan yakin, bahwa kita bisa dengan izin Allah dan kebersamaan semua pihak. Saya juga akan pelajari terkait tenaga kontrak, yang dirumahkan karena tidak memenuhi syarat. Kita akan meminimalisir jumlahnya tanpa harus melanggar aturan. Tahun ini, efisiensi yang akan saya terapkan adalah anggaran perjalanan dinas dikurangi 50 persen, alat tulis kantor (ATK) 60 hingga 70 persen, kajian, Bintek, pelatihan-pelatihan yang tidak urgen dihapus dan efisiensi program-program yang lain,” lanjutnya.

Hasil efisiensi tersebut, tulis Bunda Indah, akan digunakan di tahun ini juga. Seperti kebijakan pelayanan terbaik di Puskesmas gratis, ibu melahirkan gratis, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, bendungan secara bertahap sesuai skala prioritas, gedung-gedung sekolah yang rusak parah dan prioritas lain.

Advertisement

“Mohon doa,” tulis Bunda Indah. (adi/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Trending

Lewat ke baris perkakas