Lumajang

Percepat Sektor Pariwisata, Bupati Lumajang Sambut Kehadiran Hotel Aston Hill

Diterbitkan

-

AUDIENSI: Bupati Malang bersama Wabup saat audiensi dengan manajemen hotel Anton Inn. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melakukan audiensi bersama manajemen dan pemilik Hotel Aston Inn Lumajang di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Senin (21/07/2025) tadi. Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Wakil Bupati Lumajang, Kepala Dinas Pariwisata, BPRD dan Dishub Kabupaten Lumajang.

Audiensi ini, terkait hadirnya Hotel Aston Inn Lumajang, sebagai wajah baru hospitality modern yang menjanjikan kenyamanan, sekaligus mendorong percepatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Lumajang. Dengan arsitektur elegan setinggi 8 lantai, Aston Inn Lumajang menawarkan enqm tipe kamar eksklusif, yang menyuguhkan 2 pesona sekaligus panorama Gunung Semeru di pagi hari dan gemerlap city light Lumajang di malam hari.

Kehadiran hotel ini, bukan hanya soal pelayanan bintang, tetapi juga tentang positioning strategis Lumajang di peta destinasi unggulan Jawa Timur. “Saya menyambut baik kehadiran Aston Inn. Ini adalah bukti komitmen bersama antara pemerintah dan sektor swasta untuk memajukan pariwisata Lumajang secara berkelanjutan,” kata Bunda Indah.

Bagi Pemkab Lumajang, hadirnya hotel jaringan nasional seperti Aston, bukan semata investasi infrastruktur. Melainkan, juga gerbang baru promosi pariwisata yang selama ini masih tertinggal gaungnya dibanding daerah tetangga.

Advertisement

Lebih dari itu, Aston Inn Lumajang menunjukkan komitmen untuk mengakar pada kekuatan lokal. Hal ini, tampak dari rencana pemanfaatan dekorasi khas Lumajang untuk backdrop kamar dan hall hotel, hingga dukungan nyata terhadap produk-produk UMKM lokal untuk mengisi ruang-ruang pelayanan hotel.

Baca juga :

“Saya sangat mengapresiasi bagaimana Aston Inn tidak hanya fokus pada bisnisnya, tetapi juga ikut mengangkat potensi lokal, terutama UMKM. Ini penting untuk mendorong kualitas dan kapasitas pelaku usaha kecil di Lumajang,” kata Bupati Lumajang.

Komitmen tersebut menjadi langkah nyata mendukung ekonomi inklusif dimana pertumbuhan tidak hanya dirasakan oleh investor, tetapi juga menyentuh masyarakat sekitar, mulai dari pelaku UMKM, pekerja jasa, hingga petani dan pengrajin lokal.

Tidak kalah penting, Aston Inn Lumajang juga diharapkan menjadi daya tarik wisata tambahan, terutama bagi wisatawan yang hendak mengeksplorasi destinasi unggulan. Seperti Gunung Semeru, Ranupani, Pantai Watu Pecak, hingga Air Terjun Tumpak Sewu.

Advertisement

Dalam paparannya, pihak manajemen Aston menyatakan bahwa hotel ini akan menjadi pusat hospitality yang ramah budaya, ramah lingkungan dan berpihak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Bunda Indah pun menekankan pentingnya keberlanjutan program sinergi ini. “Saya berharap komitmen yang sudah dibangun ini bisa terus berlanjut. Agar masyarakat Lumajang benar-benar dapat merasakan manfaat langsung dari hadirnya Aston Inn,” tuturnya.

Dengan pengelolaan profesional, jaringan promosi nasional dan sensitivitas terhadap budaya lokal, Aston Inn Lumajang dinilai mampu menjadi model kolaborasi ideal antara swasta dan pemerintah daerah dalam mendorong ekosistem wisata berbasis kesejahteraan rakyat. Lebih dari sekadar hotel, Aston Inn Lumajang menjadi simbol arah baru pembangunan daerah membumi, berkelas dan menatap jauh ke depan. (kom/adi/gie)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Trending

Lewat ke baris perkakas