Lumajang

Ketua TP PKK Lumajang Tekankan Pentingnya Perangkat Ajar bagi Peserta Didik

Diterbitkan

-

BUKA: Pelaksanaan pembukaan pelatihan penyediaan perangkat ajar pembelajaran mendalam. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Nathalia Yudha Adji Kusuma, membuka secara resmi Pelatihan Penyediaan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam, yang diselenggarakan oleh PKBM Sakinah PKK Lumajang di Panti PKK Kabupaten Lumajang, Sabtu (01/11/2025) tadi. Pelatihan ini, menekankan pentingnya perangkat ajar yang adaptif terhadap kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Sehingga, proses belajar di PKBM tidak sekadar transfer informasi, tetapi menjadi pengalaman yang aktif, partisipatif dan memotivasi.

Ketua TP PKK Dewi Nathalia menegaskan, bahwa pembelajaran yang efektif harus membangkitkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, kreativitas dan kolaborasi. “Perangkat ajar yang baik bukan hanya menyampaikan materi, tetapi membangun kesadaran, membentuk karakter dan mendorong kemandirian peserta didik dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pendekatan ini, ujarnya, sejalan dengan visi PKBM sebagai garda depan pendidikan masyarakat, yang bertujuan memberdayakan setiap individu agar memiliki kapasitas akademik, sosial dan emosional untuk berkontribusi positif dalam keluarga dan masyarakat. Pelatihan ini, mengajarkan tutor untuk mengintegrasikan kearifan lokal, nilai-nilai kehidupan dan konteks sosial Lumajang ke dalam perangkat ajar.

Baca juga :

Advertisement

Dengan demikian, pembelajaran menjadi relevan dan aplikatif, mampu menjawab kebutuhan nyata warga belajar, serta mendorong penerapan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan memahami karakteristik dan kebutuhan warga belajar, tutor dapat menciptakan pengalaman belajar yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif, kreativitas dan inisiatif,” jelas Dewi Nathalia.

Dirinya mengapresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, atas pendampingan, pembinaan dan dukungan berkelanjutan, yang memungkinkan PKBM terus meningkatkan kualitas pendidikan non formal dan berperan strategis dalam pemberdayaan masyarakat. Pelatihan ini, menjadi momentum penting bagi PKBM Lumajang untuk memperkuat kapasitas tutor, menyempurnakan perangkat ajar adaptif dan membangun ekosistem belajar yang inklusif, berdaya guna dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan kontribusi pendidikan non formal dalam membentuk manusia yang kompeten, kreatif dan mandiri. (kom/adi/gie)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Trending

Lewat ke baris perkakas