Lumajang

Halal Bihalal ASN Lumajang, Bupati Indah Ajak Kian Perkuat Semangat Pengabdian dan Profesionalisme

Diterbitkan

-

PROFESIONALISME: Bupati Lumajang bersama Wabup dan Sekda di momen pelaksanaan halal bihalal. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Hari pertama masuk kerja pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah, diisi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, dengan melaksanakan Halal Bihalal, Rabu (25/03/226) tadi. Dalam momen itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) memperkuat semangat pengabdian dengan integritas dan profesionalisme yang lebih baik, terutama mengenai pelayanan publik.

Dengan didampingi Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Lumajang, itu diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda), staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah hingga camat dan lurah. Kontan, suasana hangat penuh kebersamaan, menjadi penanda dimulainya kembali ritme kerja pemerintahan setelah libur panjang.

Dalam amanatnya, Bupati Indah menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk kembali menjalankan tugas. Dirinya juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh ASN, sebagai bagian dari penguatan hubungan emosional dalam birokrasi.

“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya bersama Mas Wakil Bupati, mengucapkan minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.

Advertisement

Lebih dari sekadar tradisi tahunan, halal bihalal dimaknai sebagai ruang refleksi bersama. Bunda Indah menegaskan, bahwa nilai fitri harus diterjemahkan dalam kinerja nyata, melayani masyarakat dengan lebih responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan publik.

“Mudah-mudahan segala dosa dan khilaf kita diampuni oleh Allah SWT dan ibadah Ramadan kita diterima. Kita kembali fitri dan siap memulai semangat baru untuk melayani masyarakat dengan lebih baik,” tambahnya.

Baca juga :

Pesan tersebut, menegaskan bahwa transformasi birokrasi tidak hanya bertumpu pada sistem, tetapi juga pada sikap mental aparatur. Idul Fitri menjadi titik awal untuk memperbarui komitmen moral dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Indah juga menunjukkan kepemimpinan yang terbuka dengan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran ASN. Dirinya mengakui, bahwa dalam proses memimpin, masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki bersama.

Advertisement

“Kami mohon maaf atas segala salah dan khilaf. Dalam memimpin tentu tidak bisa sempurna, namun kami terus berikhtiar untuk menjadi lebih baik, agar ke depan kita semua bisa semakin bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sikap tersebut, ujarnya, menjadi contoh penting dalam membangun budaya kerja yang sehat, di mana keterbukaan, evaluasi diri dan kemauan untuk terus belajar menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik. Momentum halal bihalal ini juga memperkuat kohesi internal di lingkungan Pemkab Lumajang. Kebersamaan yang terbangun, diharapkan mampu mendorong kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif.

Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, lanjutnya, ASN dituntut tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga adaptif dan solutif dalam merespons dinamika yang ada. Karena itu, semangat baru pasca Idul Fitri harus diterjemahkan dalam langkah konkret, mulai dari peningkatan disiplin, percepatan pelayanan, hingga inovasi dalam tata kelola pemerintahan.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan, bahwa pelayanan publik adalah wajah utama pemerintah. Kepercayaan masyarakat hanya dapat dijaga melalui kinerja yang konsisten dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Advertisement

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Idul Fitri yang masih hangat, seluruh ASN diharapkan mampu menjadikan momen ini sebagai titik tolak untuk bekerja lebih baik, lebih tulus,l dan lebih berdampak. Pada akhirnya, halal bihalal bukan sekadar tradisi saling memaafkan, tetapi juga ruang memperkuat komitmen bersama, bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah tanggung jawab utama yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. (kom/adi/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Trending

Lewat ke baris perkakas