Lumajang

Alun-alun Lumajang Jadi Kelas Pengamatan Matahari untuk Komunitas Arya Wiraraja Astronomy

Diterbitkan

-

PENGAMATAN: Kelas Pengamatan Matahari yang dilakukan di Alun-alun Lumajang, sekaligus menjadi literasi astonomi masyarakat. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Komunitas Arya Wiraraja Astronomy menggelar kegiatan ‘Kelas Pengamatan Matahari’ di Alun-alun Lumajang, Minggu (18/05/2025) tadi. Kegiatan yang bukan hanya sekadar ujian praktik akhir bagi siswa-siswa kelas antariksa angkatan ke lima, itu juga menjadi momentum untuk membumikan literasi astronomi kepada masyarakat luas.

Ketua Komunitas Arya Wiraraja Astronomy, Benny Eko Yulian Pribadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi penanda penting dalam perjalanan edukasi komunitas, yang secara konsisten menghadirkan pendekatan inovatif dalam mengenalkan tata surya sejak usia dini. “Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tapi juga mengalami langsung. Pengamatan matahari ini adalah puncak dari proses belajar, sekaligus bentuk kontribusi ke masyarakat,” kata Benny.

Ditambahkannya, Komunitas Arya Wiraraja Astronomy merupakan inisiatif edukatif yang berkolaborasi dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang. Mereka menyelenggarakan dua program utama, yakni Kelas Antariksa untuk siswa SD hingga SMP serta Wisata Antariksa yang terbuka bagi sekolah mana pun yang ingin mengenalkan astronomi secara interaktif.

Baca juga :

Advertisement

“Wisata antariksa itu kami gelar di Perpustakaan Daerah. Di sana, anak-anak kami ajak menjelajahi sistem tata surya lewat alat bantu visual, diskusi hingga simulasi,” tambah Benny.

Melalui berbagai aktivitasnya, komunitas ini tidak hanya membangun minat terhadap sains dan luar angkasa, tetapi juga memperkuat posisi Lumajang sebagai bagian dari komunitas astronomi global. Hal ini dibuktikan, dengan partisipasi rutin mereka dalam International Observe the Moon Night, sebuah agenda internasional yang digagas oleh NASA.

“Sudah empat kali kami ikut serta dalam kegiatan itu. Lumajang kini tercatat secara resmi di kegiatan lembaga keantariksaan Amerika Serikat. Ini sebuah kebanggaan dan semangat baru bagi kami,” tambahnya.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa gerakan literasi sains bisa lahir dari komunitas dan ruang publik, serta menjadi kekuatan baru dalam mencerdaskan generasi masa depan. Arya Wiraraja Astronomy memberi contoh konkret bagaimana edukasi bisa dikemas menarik, inklusif, dan membumi, bahkan dari daerah. (kom/adi/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Trending

Lewat ke baris perkakas