Lumajang

Bernostalgia di SMP Negeri 1 Tempeh, Sekda Lumajang Tanamkan Fondasi Disiplin dan Integritas

Diterbitkan

-

SAMBANG: Sekda Lumajang saat silaturahmi ke SMP Negeri 1 Tempeh. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengunjungi sekaligus memberikan inspirasi dan motivasi nyata kepada para siswa SMP Negeri 1 Tempeh, Senin (01/09/2025) tadi. Kunjungan dan motivasi dilakukan, bukan sekadar nostalgia ke mantan almamater saat SMP, namun juga sarana menanamkan nilai disiplin, etos belajar dan integritas sebagai fondasi masa depan generasi muda.

“Empat puluh tahun lalu, saya duduk di bangku sekolah ini, sama seperti kalian sekarang. Banyak kenangan dan pelajaran berharga yang saya dapatkan, di sini. Hari ini, saya kembali bukan hanya untuk mengenang, tetapi juga untuk menyemangati kalian semua,” kata Sekda Agus Triyono.

Dalam momen edukatif yang menghubungkan pengalaman pribadi dan aspirasi generasi muda itu, Sekda Agus Triyono menekankan bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik. Namun, juga oleh karakter, kedisiplinan dan ketekunan sejak dini.

“Masa depan kalian ditentukan oleh apa yang kalian lakukan hari ini. Gunakan setiap kesempatan di sekolah untuk belajar, berlatih dan membangun karakter. Jangan mudah tergoda oleh hal-hal negatif yang dapat merusak potensi kalian,” paparnya.

Advertisement

Baca juga :

Lebih dari sekadar motivasi pribadi, dalam kunjungan ini juga menekankan peran sekolah sebagai lembaga pembentuk karakter dan warga negara yang bertanggung jawab. Para siswa diingatkan bahwa pendidikan adalah fondasi bagi pembangunan diri, masyarakat dan bangsa.

Kepala SMPN 1 Tempeh, Hadi Santoso, menambahkan bahwa kehadiran Sekda Agus Triyono, menjadi teladan nyata bahwa dari sekolah lokal pun seseorang bisa menorehkan prestasi besar. Karenanya dirinya berharap, momen ini mendorong siswa untuk lebih giat belajar, disiplin dan berani bermimpi tinggi.

Selain itu, Sekda Lumajang juga menekankan nilai kebangsaan dan solidaritas. “Belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan jujur dan hidup dengan integritas. Inilah kunci menjadi generasi yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” paparnya.

Dalam momen tersebut, sejumlah siswa selain menyimak dengan antusias, juga merasakan bahwa pendidikan bukan sekadar rutinitas, tetapi investasi kehidupan yang akan membentuk karakter dan masa depan mereka.

Advertisement

Suasana haru dan semangat, terlihat jelas ketika mereka merenungkan pesan-pesan Sekda, yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Kunjungan ini, juga menjadi pengingat penting bahwa figur publik dapat menjadi inspirasi konkret bagi generasi muda, menunjukkan bahwa prestasi besar lahir dari proses panjang, kerja keras dan kedisiplinan yang dimulai sejak sekolah. (kom/adi/gie)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Trending

Lewat ke baris perkakas