Hukum & Kriminal
Oknum Kades di Lumajang Dilaporkan Warga ke Polisi Usai Diduga Menampar

Memontum Lumajang – Seorang oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak pidana penganiayaan pada seorang pria inisial C (54) warga Desa Tukum, Kabupaten Lumajang. Sementara kejadian sendiri, berlangsung Selasa (08/07/2025) lalu.
Diperoleh informasi, peristiwa berawal dari masalah sewa menyewa lahan pabrik antar keduanya. Dari perselisihan atau cek-cok itu, orang nomor satu di desa tersebut kemudian melayangkan tamparan mengenai pipi korban.
Kepada media, korban C juga menjelaskan bahwa peristiwa yang dialaminya berlangsung di depan pendamping hukum (lawyer) yang kini juga menjadi saksi mata atas peristiwa yang dialaminya. “Kemarin kejadiannya, jam 15.00. Saya ditampar menggunakan tangan kanan, mengenai pipi saya sebelah kiri. Depan banyak orang dan bahkan di depan pengacara saya,” kata korban, Rabu (09/07/2025) tadi.
Baca juga :
Diuraikannya, bahwa dirinya menyewa pabrik itu kepada sang Kades. Keputusan Kades yang dianggap sepihak dan berubah seiring berjalannya waktu, tidak disetujui oleh korban. Karenanya, sampai berujung kepada perselisihan itu.
“Visum sudah pak, saya apresiasi dan berterima kasih ke Polres Lumajang, yang sudah merespon laporan dengan cepat dan tanggap,” imbuhnya.
Sementara itu, sang oknum Kades saat dihubungi melalui saluran selular oleh media, belum terhubung. (adi/gie)

Lumajang4 mingguPemkab Lumajang dan DPRD Perkuat Koordinasi Pengelolaan Keuangan untuk Kepentingan Masyarakat
Lumajang3 mingguLepas Keberangkatan CJH, Bupati Lumajang bersama Wabup Titip Doa untuk Lumajang
Lumajang3 mingguPelantikan Pengurus PMII, Bupati Lumajang Dorong Keterlibatan Generasi Muda di Pembangunan Daerah
Lumajang4 mingguBuka Gelaran IYRC, Bupati Lumajang Ajak Generasi Muda Bijak dalam Gunakan Teknologi
Lumajang1 mingguAudiensi bersama BPJS, Pemkab Lumajang Pastikan Jaminan Kesehatan Masyarakat Rentan Terjaga
Lumajang1 mingguPeningkatan Kapasitas PPID, Sekda Lumajang Ingatkan Kemampuan Bangun Komunikasi Publik yang Baik







