Lumajang

Pemkab Lumajang Komitmen Sajikan Informasi Mencerahkan Masyarakat di Platform Digital

Diterbitkan

-

BERITA: Data portal berita yang disajikan dan dibaca pembaca. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmen dalam menyampaikan informasi di platform digital yang mendidik, mencerahkan dan membangun karakter kebangsaan. Terbaru, lebih dari 5,3 juta pembaca telah mengakses berita-berita seputar Lumajang hanya dalam enam bulan pertama tahun 2025.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lumajang, Mustaqim, menyampaikan bahwa data tersebut merupakan hasil rekapitulasi resmi dari Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Kominfo RI per 1 Juli 2025. “Ini menjadi kabar baik bagi kita semua. Tingginya jumlah pembaca menunjukkan bahwa informasi dari pemerintah daerah mendapat tempat di hati masyarakat. Ini modal besar untuk membangun komunikasi publik yang sehat, positif dan berorientasi pada kemajuan,” kata Mustaqim, Rabu (02/07/2025) tadi.

Berdasarkan laporan rekapitulasi tersebut, Portal Berita Lumajang mencatatkan 1.163 berita telah dipublikasikan, dengan total 1.013.708 kali dibaca. Sementara di Portal Berita InfoPublik, sebanyak 673 berita tentang Lumajang telah diterbitkan, dengan total pembaca mencapai 4.380.350 kali.

Baca juga :

Advertisement

Secara keseluruhan, berita-berita tentang Lumajang sudah menjangkau lebih dari 5,3 juta kali pembacaan dalam kurun Januari – Juni 2025. Lebih dari sekadar angka, capaian ini menjadi indikator bahwa literasi digital masyarakat meningkat dan kepercayaan terhadap informasi pemerintah terbangun dengan baik.

Berita-berita yang diproduksi Kominfo Lumajang tak hanya menyampaikan peristiwa, tapi juga menggugah partisipasi warga dalam pembangunan. “Kami menerapkan prinsip 3E + 1N: Educating, Empowering, Enlightening dan Nationalism. Karena kami percaya, kekuatan informasi dapat membentuk karakter masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah,” imbuh Mustaqim.

Ke depan, Kominfo Lumajang menargetkan kualitas berita terus ditingkatkan, baik dari sisi kedalaman isu, gaya penyampaian yang humanis, maupun perluasan kanal distribusi. Tujuannya, agar setiap informasi yang disampaikan dapat menjadi bagian dari gerakan kolektif menuju daerah yang cerdas, terinformasi dan berdaya saing. “Media pemerintah harus jadi jangkar harapan. Kita tidak hanya mencatat kejadian, tapi juga menanam harapan dan semangat dalam setiap berita,” imbuh Mustaqim. (kom/adi/gie)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Trending

Lewat ke baris perkakas