Lumajang
Pimpin Pelantikan Pramuka Garuda 2025, Wabup Lumajang Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Memontum Lumajang – Wakil Bupati (Wabup) Lumajang sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menekankan pentingnya penguatan karakter sebagai fondasi membangun generasi tangguh dan berdaya saing. Hal ini disampaikannya, saat memimpin pelantikan 846 Pramuka Garuda 2025, di Bumi Perkemahan Glagaharum, Sabtu (15/11/2025) tadi.
“Capaian adik-adik sebagai Pramuka Garuda bukan sekadar prestasi simbolik. Ini menandakan keberhasilan proses pembinaan, latihan dan pendampingan Gugus Depan serta Kwarcab Lumajang dalam meningkatkan kualitas anggota,” ujar Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang, dalam amanatnya.
Dirinya menegaskan, bahwa Tanda Pramuka Garuda bukan hanya penghargaan, melainkan pengingat agar anggota selalu memegang teguh motto setia, siap, sedia. Setia berarti tetap loyal kepada Tuhan, bangsa, negara, pemimpin dan keluarga. Siap mengarahkan diri untuk melakukan kebajikan kapan pun dibutuhkan. Sedia menekankan keikhlasan untuk berbakti kepada masyarakat.
Dirinya juga menegaskan, bahwa peran Pramuka Garuda tidak berhenti pada pencapaian individu. Para peserta diharapkan menjadi teladan, mengembangkan kecakapan dan berkontribusi positif di sekolah, lingkungan rumah dan masyarakat luas.
“Pendidikan karakter yang diperoleh di kepramukaan menjadi penopang utama pendidikan formal di sekolah. Generasi yang memiliki integritas, kemandirian dan tanggung jawab akan mampu menopang kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Baca juga :
Salah satu inovasi Kwarcab Lumajang yang mendapat sorotan, adalah pelaksanaan Kelas Garuda untuk golongan Penggalang, memberikan materi inti yang sering terlewat di Gugus Depan. Program ini, terbukti efektif membantu peserta memenuhi syarat Pramuka Garuda dan menarik perhatian Kwartir Daerah Jawa Timur, bahkan dimuat dalam Majalah Genderang Kwarda Jatim sebagai contoh inovasi yang dapat ditularkan ke kabupaten/kota lain.
Dirinya juga memberikan arahan khusus kepada para Kamabigus, agar pembinaan di Gugus Depan terus didukung dan berjalan rutin. Hal ini karena, proses yang matang di Gugus Depan menjadi kunci keberhasilan pencapaian Pramuka Garuda.
“Tanpa pembinaan yang konsisten di Gugus Depan, sulit mencetak Pramuka Garuda yang berkualitas,” jelasnya.
Meski Kwarda Jatim menargetkan 5 persen peserta didik setiap kabupaten/kota menjadi Pramuka Garuda tiap tahun, Yudha menegaskan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas utama. Dirinya juga berkomitmen memperjuangkan pengakuan resmi berupa poin khusus bagi Pramuka Garuda ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, setara dengan piagam prestasi lainnya.
“Pramuka Garuda yang dihasilkan harus terjamin dari sisi kecakapan, keterampilan dan akademis. Ini bukan sekadar simbol, tetapi investasi nyata untuk membangun karakter generasi masa depan,” imbuhnya.
Pelantikan tahun ini menegaskan posisi Lumajang sebagai pelopor inovasi kepramukaan di Jawa Timur, sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, integritas dan kepedulian sosial melalui Gerakan Pramuka. (kom/adi/gie)

Lumajang4 mingguPemkab Lumajang dan DPRD Perkuat Koordinasi Pengelolaan Keuangan untuk Kepentingan Masyarakat
Lumajang3 mingguLepas Keberangkatan CJH, Bupati Lumajang bersama Wabup Titip Doa untuk Lumajang
Lumajang3 mingguPelantikan Pengurus PMII, Bupati Lumajang Dorong Keterlibatan Generasi Muda di Pembangunan Daerah
Lumajang4 mingguBuka Gelaran IYRC, Bupati Lumajang Ajak Generasi Muda Bijak dalam Gunakan Teknologi
Lumajang1 mingguAudiensi bersama BPJS, Pemkab Lumajang Pastikan Jaminan Kesehatan Masyarakat Rentan Terjaga
Lumajang1 mingguPeningkatan Kapasitas PPID, Sekda Lumajang Ingatkan Kemampuan Bangun Komunikasi Publik yang Baik







