Lumajang

Tepati Janji, DPC Gerindra Dirikan Rumah Baru Layak Huni untuk Kakek yang Hidupi Anak Usia 7 Tahun

Diterbitkan

-

BARU: Rumah baru yang dibangunkan DPC Gerindra Lumajang untuk kakek 71 tahun. (ist)

Memontum Lumajang – Apresiasi tinggi patut diberikan kepada DPC Partai Gerindra Kabupaten Lumajang. Itu karena, paska menindaklanjuti informasi pemberitaan memontum.com, mengenai adanya kakek usia 71 tahun bernama Jumadi alias Bagong (71) di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, yang hidup bersama anaknya yang berusia 7 tahun di rumah tidak layak huni, tidak hanya sebatas bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan pemilik rumah. Namun, janji Ketua DPC Partai Gerindra, Indah Amperawati atau Bunda Indah, untuk memperbaiki rumah langsung direalisasi tanpa menunggu lama.

Bahkan, gerak cepat dengan memberikan bantuan berupa membangunkan rumah baru di disamping bangunan rumah sebelumnya, langsung diberikan. Tujuannya, agar kakek bersama anaknya di Hari Fitri, juga bisa turut merasakan Lebaran di rumah barunya.

Politisi Partai Gerindra Kabupaten Lumajang, Oktaviani, kepada memontum.com mengatakan jika pihaknya setelah turun langsung bersama Bunda Indah untuk melihat kondisi rumah sang kakek, langsung diberi instruksi untuk sesegera mungkin untuk melakukan perbaikan. Sehingga, seketika itu gerak cepat langsung dilakukan.

Baca juga :

Advertisement

“Ke sana (ke rumah kakek, red) hari Jumat (05/04/2024) lalu, untuk bertemu. Sabtu (06/04/2024) nya langsung cari tukang dan langsung dikerjakan di Minggu (07/04/2024) nya. Harapannya sederhana, setidaknya mendapatkan sedikit kebahagian dengan tidur tidak lagi kedinginan,” kata Oktaviani, Senin (08/04/2024) tadi.

Politisi Partai Gerindra yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang itu mengungkapkan, jika percepatan pembangunan rumah Kakek Jumadi alias Pak Bagong, sebelum Lebaran harus sudah terselesaikan. Ini sesuai instruksi dari Ketua DPC Partai Gerindra, Bunda Indah.

“Kita buatkan baru di sebelahnya, agar cepat. Karena kalau masih (harus, red) bongkar dan bangun pakai batako, tidak nutut. Karena instruksi Bunda Indah, Lebaran harus sudah bisa ditempati,” ujarnya.

Lebih lanjut Oktaviani mengatakan, meski ada beberapa kendala, pihaknya akan menyelesaikan pembangunan semaksimal mungkin. “Sesuai instruksi Bunda, Lebaran harus sudah ditempati. Insyaallah hari ini harus 80 persen, walau pun lembur harus dilakukan,” paparnya. (adi/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Trending

Lewat ke baris perkakas