Hukum & Kriminal
Lagi, Dua Warga Lumajang Ditemukan Tak Bernyawa Bersimbah Darah di Jalan Desa

Memontum Lumajang – Setelah dihebohkan dengan aksi dugaan pembunuhap terhadap seorang Guru Ngaji, yang terjadi pada Maret 2021 lalu, kembali Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, dibuat geger, Sabtu (01/05) malam. Kali ini, dua orang yang teridentifikasi bersama Asmin (35) dan Ari (36), ditemukan tergeletak tak bernyawa di ruas Jalan Dusun Bakah Utara, Desa Jenggrong. Tragisnya, kedua pria itu dalam kondisi berlumuran darah.
Hingga berita ini dibuat, masih belum jelas, apa yang menjadi penyebab kedua orang tersebut bersimbah darah. Apakah karena saling bunuh atau menjadi korban pembunuhan. Namun, dari informasi yang berhasil dihimpun memontum.com, Asmin dan Ari adalah dua pekerja peternak sapi.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo, ketika dikonfirmasi memontum.com, mengatakan bahwa dugaan sementara kedua korban meninggal karena berkelahi atau Carok. Sementara aksi itu, juga tidak ada kaitannya dengan dugaan pembunuhan yang menimpa guru Ngaji, beberapa waktu lalu.
“Keterangan sementara, mereka berdua berkelahi. Jadi, tidak ada kaitannya dengan kejadian Guru Ngaji,” ujarnya saat dikonfirmasi via WhatsApp. (adi/sit)

Lumajang4 mingguPemkab Lumajang dan DPRD Perkuat Koordinasi Pengelolaan Keuangan untuk Kepentingan Masyarakat
Lumajang3 mingguLepas Keberangkatan CJH, Bupati Lumajang bersama Wabup Titip Doa untuk Lumajang
Lumajang3 mingguPelantikan Pengurus PMII, Bupati Lumajang Dorong Keterlibatan Generasi Muda di Pembangunan Daerah
Lumajang4 mingguBuka Gelaran IYRC, Bupati Lumajang Ajak Generasi Muda Bijak dalam Gunakan Teknologi
Lumajang1 mingguAudiensi bersama BPJS, Pemkab Lumajang Pastikan Jaminan Kesehatan Masyarakat Rentan Terjaga
Lumajang1 mingguPeningkatan Kapasitas PPID, Sekda Lumajang Ingatkan Kemampuan Bangun Komunikasi Publik yang Baik







